free web stats
Home » Cerita Bokep » Cerita Dewasa Seorang Janda Penjaga Warung | Cerita Sex 14 Februari 2019

Cerita Dewasa Seorang Janda Penjaga Warung | Cerita Sex 14 Februari 2019

Komik Hentai Terbaru

Situs komikhentai.org ini merupakan situs bokep yang sudah sangat banyak dari kalangan pecinta boke indonesia yang berminat dengan situs kami karena situs ini selalu memberikan hal hal yang sangat menggairahkan dan membuat lebih birahi dalam urusan ranjang dalam situs ini juga banyak sekali yang akan diberikan pada pecinta bokep diantaranya yaitu video seks dan cerita seks yang akan sangat menari bagi para pecinta bokep. video yang akan diberikan ini juga terdiri dari video seks barat dan video seks jepang yang sangat menggairah kan sekali bagi para pecinta bokep.maka dari itu jika para pecinta bokep tidak ingin ketinggalan dengan video dan cerita seks yang terbaru kunjungilah selalu situs komikhentai.org kami ini

Namaku Rio, sungguh pengalamanku kali ini sangat konyol sekali dan sangat tak pernah aku duga dan aku rencanakan. Semua seakan terjadi karena waktu yang tepat dan mungkin karena keberuntungan yang berpihak kepadaku karena banyak yang mengejarnya namun tak ada satupun yang diterimanya. Sebut saja namnya tina. Janda kembang sebelah rumah yang sangat menggoda. Tubuhnya sangat seksi sekali, payudaranya montok, pantatnya yang bahenol, ditambah dengan wajahnya yang sangat menggairahkan membuat orang-orang dikomplek tempat tinggalku selalu mengejar-ngejar cintanya. Namun sayang dari semua yang mengejarnya tidak ada yang bisa mendapatkannya.

Hingga akhirnya suatu malam hujan turun sangat lebat sekali. Aku saat itu sedang santai dikamar sambil dengerin music dan bermain game, teman game ku hanyalah rokok. Ketika aku mengambil bungkus rokokku, ternyata isi rokokku sudah habis lalu dengan cepat aku melihat jam. Dan waktu itu waktu menunjukkan jam 9 malam hujanpun sudah mukai reda, segera aku mengambil uang dan segera berlari menuju ke warung tante tina. Setelah sampai diwarung tante tina, terlihat warungnya sangat sepi sekali gak seperti biasanya yang sangat ramai dengan pembeli. Mungkin karena hujan tadi jadi para mata keranjang yang biasa nongkrong di warung tina pada males keluar. Dan aku panggil-panggil tante tina.

“Permisi.., Tante tina?”
“Oh ya.., tungguu”, Ada suara dari dalam. Wah jadi deh beli rokok akhirnya
Yang keluar ternyata Tante tina, hanya menggunakan handuk yang dililitkan didada, jalan tergesa-gesa kewarung sambil mengucek-ngucek rambutnya yang kelihatannya baru selesai mandi.

“maaf tante, aku mau mengganggu niiih.., aku mau beli rokok”
“maaf ya mas Rio tante pake pakaian kayak gini.. baru habis mandi sih”
“gak apa-apa kok tante ”
““Malam gini kok belum tutup Tante..?”
“Iya mas Rio, ini juga tante mau tutup, tapi mau pakek pakaian dulu?”
“Oh.. biar aku bantu ya tante, sementara tante berpakaian” kataku

Masuklah aku ke dalam warung, kemudian menutup warung dengan rangkaian papan-papan.
“Wah ngerepoti mas Rio” kata Tante tina
”Sini biar tante ikut bantu juga”
Warung sudah tertutup, kini aku pulang lewat belakang saja.
“Trimakasih lho mas Rio..?”
“Sama-sama tante..” balasku
“Tante aku lewat belakang saja”

Ketika aku dan tante tina berpapasan dijalan antara rak-rak dagangan, badanku menubruk tante, tanpa diduga handuk penutup yang ujung handuk dilepit didadanya terlepas dan tante tina terlihat hanya mengenakan Cd merah muda saja. Tante tina menjerit sambil secara reflek memelukku
“Mas Rio.., tolong ambil handuk yang jatuh terus lilitkan dibadan tante” kata tante dengan muka merah padam

Aku jongkok mengambil handuk tante yang jatuh, saat tanganku mengambil handuk, kini didepanku persis ada pemandangan yang sangat indah, CD merah muda, dengan background hitam rambut-rambut halus disekitar memeknya yang tercium harum. Lalu aku cepat-cepat berdiri sambil membalut tubuh tante dengan handuk yang jatuh tadi. namun saat aku mau melilitkan handuk tanpa kusadari k0ntolku yang sudah bangun sejak tadi menyentuh tante.
“Mas Rio.., burungnya bangun ya..?”

Kasihan..batinku..andaikan..andaikan..aku diijinkan biar memenuhi kebutuhan batin tante Anin.., ough.., pikiranku tambah usil. Malam itu bentuk sarungku sudah berubah, agak kembung, rupanya tante juga memperhatikan.
“Mas Rio burungnya masih bangun ya..?”

Aku hanya megangguk saja, terus sangat diluar dugaanku, tiba-tiba tante Anin meraba burungku.
“Wow besar juga k0ntolmu, mas Rio., k0ntolnya sudah pernah ketemu sarangnya belom..?”
“Belum” jawabku bohong sambil terus diraba turun naik dan membuat aku mulai merasakan kenikmatan yang sudah lama tidak pernah kurasakan
“Mas, boleh donk tante ngeliatin k0ntolmu bentarr saja..?”
“oh, sampe keluar gini mas.?”

nikmat sekali dikocok tante dengan tangannya yang halus kecil putih itu. Tanpa sadar aku terus mendesah nikmat, tanpa aku tahu, tante tina sudah melepaskan lagi handuk yang kulilitkan tadi, itu aku tahu karena k0ntolku ternyata sudah digosok-gosokan diantara payudaranya yang besar itu.

Aku kaget, tiba-tiba tante menghentikan kegiatannya, dia pegangi k0ntolku sambil berjalan kemeja dagangan yang agak kesudut, tante Anin naik sambil nungging diatas meja membelakangiku, sebongkah pantat terpampang jelas didepanku kini.

Tanpa basa-basi lagi aku tarik CD-nya selutut, pemandangan begini indah, memek dengan bulu halus yang tidak terlalu banyak. Aku jadi tidak percaya kalau tante tina sudah punya anak, aku langsung saja mejilat memeknya, harum, dan ada lendir asin yang begitu banyak keluar dari memeknya. Aku lahap rakus memek tante, kumainkan lidahku diklitorisnya, sesekali kumasukkan lidahku kelubang memeknya.

Kemudian tante tina membalikkan badannya telentang diatas meja dengan kedua paha ditekuk keatas.
“Ayo mas Rio, Tante sudah gak tahan, mana k0ntolmu mas”

Aku hampir tidak dengar komentar tante tina soal k0ntolku, kulihat pemandangan sedemikian menantang, memek dengan sedikit rambut lembut, dibasahi cairan harum asin demikian terlihat mengkilat, langsung kutancapkan k0ntolku dibibir memeknya.
Kumasukkan kepala k0ntolku dimem3knya, sempit sekali.
“Gak papa mas.., terus saja.., soalnya sudah lama siiih tante gak ginian.., ntar juga nikmat..”
kupaksakan sedikit demi sedikit.., baru setengah dari k0ntolku amblas.., tante tina sudah seperti cacing kepanasan gelepar kesana kemari.
Begitu juga aku.., walaupun k0ntolku masuk kemem3knya cuma setengah, tapi sedotannya oughh luar biasa.., nikmat sekali.

Semakin lama gerakanku semakin cepat. Kali ini k0ntolku sudah amblas dimakan memek tante tina. Keringat mulai membasahi badanku dan badan tante tina. Tiba-tiba tante terduduk sambil memelukku, mencakarku.
“Kayaknya ini yang namanya orgasme.., ough..” k0ntolku tetap didalam mem3k tante tina
“Mas Rio sudah mau keluar ya..?”
Aku menggeleng. Kemudian tante tina telentang kembali, aku seperti kesetanan menggerakkan badaku maju mundur, aku melirik toketnya yang bergelantungan karena gerakanku, aku menunduk dan kucium putting susunya yang coklat kemerahan. Tante tina semakin mendesah,

“Ough.., Mas..” tiba-tiba tante tina memelukku sedikit agak mencakar punggungku
“Oughh Mas.., aku keluar lagi..”
Kemudian dari kewanitaannya kurasakan semakin licin dan semakin besar, tapi denyutannya semakin terasa, aku dibuat terbang rasanya. rasanya aku sudah mau keluar, sambil terus goyang kutanya tante tina.

“Tante.., Aku keluarin dimana tante..?? Di dalam boleh gak..?”
“Terserah..” desah tante tina
kupercepat gerakanku, k0ntolku berdenyut keras, ada sesuatu yang akan dimuntahkan oleh k0ntolku. Akhirnya semua terasa enteng, badanku serasa terbang, ada kenikmatan yang sangat luar biasa. Akhirnya “Crooootttt…Crooootttt…Crooootttt…” spermaku kumuntahkan dalam mem3k tante tina, masih aku gerakkan badanku rupanya kali ini tante tina orgasme kembali, dia gigit dadaku.
“Mas Rio.., Mas Rio.., hebat Kamu Mas”

Aku kembali kenakan CD serta sarungku sementara tante Anin masih tetap telanjang telentang di atas meja.
“Mas Rio.., kalau mau beli rokok lagi yah.., jam-jam begini saja ya.., nah kalau sudah tutup digedor saja.., gak papa.., malah kalau gak digedor tante jadi marah..” kata tante menggodaku sambil memainkan puting dan clitorisnya yang masih nampak bengkak
“Tante ingin mas Rio sering bantuin Tante tutup warung” kata tante sambil tersenyum genit
Kemudian aku pulang.., baru terasa lemas sakali badanku, namun itu gak berarti sama sekali dibandingkan kenikmatan yang baru kudapat.

Semoga dengan situs komikhentai.org ini akan membuat para pecinta bokep lebih bergairah dan birahi dalam urusan ranjang dengan sang istri

Ayo share...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone
Penulis: admin
Tags
Menu Title